Kamis, 12 April 2012

SME Tower, pusatnya promosi dan pemasaran hasil UKM se-Nusantara

Rasa penasaran yang membuat saya ingin tahu lebih jelas mengenai iklan di televisi tentang pusat pemasaran hasil UKM se-Indonesia di Gedung SME. Saya baru tahu kalau di Jakarta ada sebuah pusat pemasaran UKM di Jakarta. Setahu saya dulu hanya acara atau festival saja yang mempromosikan hasil UKM. Usut punya usut, setelah mengorek informasi dari mbah Google, Smesco Indonesia Company (SIC) didirikan pada bulan Maret 2007 dengan tujuan untuk memasarkan produk-produk asli Indonesia yang berkualitas ke seluruh dunia.


Untuk yang belum tahu ada apa sih di SME Tower, lebih jelasnya dibawah ini ada beberapa informasi yang saya kumpulkan:


smescoindonesia.com



Lembaga Pelayanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) atau yang lebih dikenal dengan Smesco membangun Usaha Kecil Menengah (UKM) Gallery juga Pavilliun Provinsi di SME Tower, Jakarta. Direktur Utama LLP-KUKM, Yuana Sutyowati menyatakan, UKM Gallery didirikan untuk mengapresiasi produk unggulan anak bangsa yang bernuansa etnis kedaerahan.

Sampai akhir tahun lalu, gallery ini melayani 1.133 UKM di 31 provinsi dengan 8.000 perajin terakomodir dalam 40 jenis produk. Sementara paviliun provinsi dibangun sebagai bentuk kepedulian pemerintah provinsi bekerjasama dengan SMESCO untuk mengangkat produk nasional khas kedaerahan. Dengan langkah seperti ini kita harapkan karya anak bangsa akan makin dikenal dan bisa diterima di pasar global dan menjadi raja di negeri sendiri. Smesco akan menjadi rumah bagi produk unggulan karya anak negeri yang beretnis kedaerahan.

Aktivitas yang dilakukan di SME tower ini mencakup menyediakan sarana dan fasilitas pameran bagi KUKM, mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan Indonesia ke luar negeri melalui kegiatan Trading House, melaksanakan kegiatan pelatihan bagi KUKM, Menampilkan produk-produk unggulan KUKM Indonesia di dalam gerai ritel UKM GALLERY, dan menyewakan sebagian ruangan untuk area komersial seperti perkantoran dan sarana pendukung lainnya seperti Bank, ATM, Money Changer, Travel Agent, Mini Market, Restoran dan cafe.

Mengenai omset transaksi yang dilakukan, dalam setahun Smesco mampu membukukan omset penjualan hingga mencapai Rp 2 miliar yang semuanya berasal dari barang-barang tradisional yang dibuat KUKM yang berada di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Setelah lima tahun ini, Smesco masuk dalam sebuah fase baru yakni menjadi lembaga yang mampu memperluas jaringan melalui ekspor ke negara Asean, Eropa dan Afrika.

Sumber :